Jakarta -Pesawat R80 rancangan mantan presiden BJ Habibie di tahap awal direncanakan akan diproduksi sedikitnya 500 unit. Saat ini, pengerjaan pesawat tersebut masih dalam tahap desain yang rencananya akan selesai pada kuartal I-2015.
Presiden Direktur PT ILTHABI Rekatama, Ilham Akbar Habibie menyebutkan, pesawat yang rencananya akan dibanderol US$ 20-25 juta (Rp 240-300 miliar) per unit ini akan diproduksi sedikitnya 500 unit pada tahap awal.
"Berdasarkan plan akan diproduksi 400-500 unit. Tapi bukan berarti setelah 400-500 itu setop, kan ada business plan," kata Ilham saat acara BCA Indonesia Knowledge Forum 2014 di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Jumat (10/10/2014).
Ilham menjelaskan, setelah desain selesai, akan dilakukan tahap-tahap selanjutnya dan penentuan mesin menjadi tahapan terakhir.
"Masih dalam tahap desain awal dan pendefinisian. Penentuan engine di tahap-tahap terakhir," tuturnya.
Pesawat R80, tambah Ilham, bisa digunakan untuk melayani daeerah-daerah terpencil. Maskapai yang melayani rute-rute perintis bisa menggunakan pesawat ini.
"Sudah ada 3 perusahaan yang pesan. Nam Air, Kalstar, Trigana Air. Kalstar Kalimantan, Trigana luar Jawa. Biasanya kalau di luar Jawa mereka sangat perlu pesawat seperti ini karena memang lebih kecil. Demografi negara kita kan 60% di kepulauan, itu perlu pesawat yang tidak terlalu besar untuk jarak yang tidak terlalu jauh juga," ungkapnya.
(drk/hds)
Sumber : detik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar