Kembali Ke TIKET AYA
Untuk info Channel BB bisa Join di PIN BBM C002774EC

Minggu, 07 Desember 2014

PENERBANGAN ASIA PASIFIK: RI Belum Masuk Pasar Andalan

Bisnis.com, TOKYO- Indonesia belum masuk ke dalam pasar andalan bisnis penerbangan di kawasan Asia Pasifik. Director General Asosiasi penerbangan se-Asia Pasifik atau Association Asia-Pasific Airlines (AAPA) Andrew Herdman tidak memasukkan Indonesia sebagai pasar potensial bisnis penerbangan, meskipun memiki jumlah penduduk yang besar dan wilayah yang luas.
"Negara di Asia Pasifik yang memiliki pasar bagus masih didominasi Jepang, Korsel, China, Hong Kong dan Thailand," ujarnya.

Dia menyatakan hal itu saat menyampaikan presentasi pada pembukaan konfrensi ke-58 AAPA di Hotel Imperial Tokyo, Jepang, Rabu (19/11/2014). AAPA mencatat jumlah penumpang pesawat di seluruh dunia pada 2013 mencapai 3 miliar penumpang. Dari jumlah itu, 31% atau 1 miliar penumpang berlokasi di Asia Pasifik. "Kami mencatat mobilitas orang dengan menggunakan airlines terus meningkat.

Pada tahun lalu saja lebih dari 3 miliar penumpang atau 9 juta orang terbang per hari," papar Herdman. Dari 3 miliar penumpang pesawat di seluruh dunia, menurutnya, sekitar 31% adalah penumpang pesawat di kawasan Asia-Pasifik. Herdman merinci ada 1,012 miliar orang berlalu-lalang menggunakan pesawat udara di kawasan Asia Pasifik setiap tahun. Dari jumlah itu, 715 juta penumpang berasal dari penerbangan domestik.

Sedangkan sekitar 297 juta dari penerbangan internasional. Serta mengangkut 19 juta kargo. Sebanyak 1,012 miliar orang tersebut diangkut dengan 5.911 pesawat dengan penerimaan US$163 miliar dan profit US$1,6 miliar. , TERUS MENINGKAT Sementara itu, Menteri Negara Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Turis, Jepang Akihiro Nishimura membenarkan bisnis maskapai penerbangan dari tahun ke tahun di kawasan Asia Pasifik terus meningkat. "Pesatnya penerbangan di kawasan Asia-Pasifik ikut menyumbang pertumbuhan ekonomi negara dan hal ini jangan dianggap remeh. Pertumbuhan dari tahun ke tahun pasarnya cukup besar," jelasnya ketika membuka konferensi ke-58 AAPA.
Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar