Minggu, 28/12/2014 18:41 WIB
Pusat Kendali SAR AirAsia QZ 8501 Dipusatkan di Pangkal Pinang
Jakarta - Kapal-kapal dan pesawat dari Indonesia dan negara tetangga akan kembali melakukan pencarian AirAsia QZ 8501 yang hilang. Pusat kendali dari pencarian ini ada di Pangkal Pinang, Pulau Bangka.
"Posko taktis nanti akan ada di Pangkal Pinang. Kita nanti akan mengerahkan seluruh kekuatan kita, TNI, Polri dan bantuan masyarakat termasuk nelayan," ujar Kepala Basarnas F Henry Bambang Sulistyo dalam konferensi pers di kantornya bersama Wapres Jusuf Kalla, Jl Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (28/12/2014).
Henry mengatakan, proses pencarian akan dibagi ke dalam beberapa tahap. Tahap pertama adalah tujuh hari awal, jika pada masa itu QZ 8501 belum juga ditemukan.
"Kita lihat nanti setelah tujuh hari, akan diperpanjang sesuai dengan kondisi di lapangan," kata Henry.
Posko di Pangkal Pinang itu nantinya juga akan mengkoordinir pencarian yang dilakukan pesawat dari negara tetangga yakni Malaysia, Singapura dan Australia.
"Besok Malaysia akan membantu 3 pesawat dan Singapura 1 pesawat untuk membantu pencarian," ujar Henry.
Minggu, 28/12/2014 13:51 WIB
Ini Daftar Nama 155 Penumpang AirAsia yang Hilang Kontak
Surabaya, - Pihak AirAsia telah menyebut jumlah penumpang di dalam pesawat yang hilang kontak yaitu 155 penumpang. Jumlah itu terdiri dari 138 orang dewasa, 16 anak-anak, dan 1 bayi. Selain itu, terdapat pula 2 orang pilot dan 5 kru kabin yang berada di dalam pesawat tersebut.
Dalam update news di Facebook yang tautannya di-retweet oleh CEO AirAsia Tony Fernandes, Minggu (28/12/2014), disebutkan bahwa terdapat 156 orang berkewarganegaraan Indonesia, lalu 3 WN Korea Selatan, 1 WN Prancis, 1 WN Malaysia, dan 1 WN Singapura. Penumpang dewasa berjenis kelamin laki-laki berjumlah 70, dan penumpang berjenis kelamin perempuan berjumlah 68 orang.
Informasi dari PT Angkasa Pura I, pesawat dipiloti Kapten Iriyanto dengan Kopilot Remi Emmanuel P dan awak kabin yakni Wanti Setiawati, Khairunnisa Haijar, Oscar Desano, Wismoyo Ari Prambudi dan sorang engineer Saiful Rahmat.
Pesawat itu sendiri merupakan jenis Airbus A320-200 dengan nomor registrasi PK-AXC. Saat ini, pencarian dan operasi penyelamatan sedang dilakukan di bawah panduan dari Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. AirAsia sendiri mengaku terus bekerja sama dan mendampingi dengan cara yang memungkinkan.
Berikut adalah nama-nama 155 penumpang, termasuk 1 bayi, yang terdapat dalam manifest di Bandara Juanda, Surabaya:
1. Abraham, Viona Florensa
2. Alain Oktavianus, Siauw
3. Andriani, Ratri Sri
4. Andrijany, Vincencia Sri
5. Ang, Sharon Michelle
6. Ang, Steven Michael
7. Angelina, Ong
8. Anggara, Lindawati
9. Anggraini, Monica
10. Anggreni, Linda
11. Ann Santiago, Jasmine Rose
12. Ardhi, Jayden Cruz
13. Ardhi, Reggy
14. Astutik, Yuni
15. Aurelia, Thirza
16. Biantoro, Djarot
17. Biantoro, Kevin
18. Chandra, Gani
19. Choi, Chi Man
20. Choi, Zoe Man Suen
21. Claudia Ardhi, Marianne
22. Clemency Ardhi, Michelle
23. Darmaji, The
24. Diani, Inda
25. Djomi, Kaylee C
26. Djomi, Martinus
27. Emmanuel, Angeline Esther
28. Ernawati, Ernawati
29. Evientri Wahab, Musaba
30. Febriantus, Edward
31. Fei, Joe Jeng
32. Fernando, Adrian
33. Gani, Susilo
34. Giovanni, Justin
35. Giovanni, Nico
36. Go, Feilensia Sularmo
37. Gunawan, David
38. Gunawan, Jie Charly
39. Gunawan, Jie Stephanie
40. Gunawan, Jie Steven
41. Gunawan, Jie Stevie
42. Gunawan, Kayla Audrey
43. Gunawan, Kenneth Matthew
44. Gunawan Syawal, Hendra
45. Halim, Hindarto
46. Hamid, Hayati Lutfiah
47. Handayan, Finna
48. Handoyo, Rony
49. Haripin, Sukiatna
50. Harja Subagio, Prawira
51. Hartono, David
52. Harwon Lioe, Caroline
53. Ho, Juliana
54. Hutama, Christanto Leoma
55. Indri, Jo
56. Jauw, Monita Wahyuni
57. Jessica, Jessica
58. Jong, Ang Mie
59. Josal, Shiane
60. Kho Kosuma Chandra
61. Kho, Vera Chandra
62. Krisputra, Sesha Aldi
63. Krisputri, Felicia Sabrina
64. Kristiyono, Kristiyono
65. Kusuma, Nelson
66. Kusumo, Wirantono
67. Lee, Kyung Hwa
68. Liangsih, Indahju
69. Liem, Fransisca Lanny Winat
70. Ligo, Ekawati
71. Lim, Yan Koen
72. Liman, Susandhini
73. Limantara, Juanita
74. Linaksita, Grayson Herbert
75. Linaksita, Kathleen Fulvia
76. Linaksita, Tony
77. Linggarwati, Sri
78. Megawati, Megawati
79. Merry, Merry
80. Muttaqin, Abdullah
81. Noventus, Andrian
82. Nurwatie, Donna Indah
83. Octavani, Lanny
84. Oei, Jimmy Sentosa Winata
85. Oktavianus, Denny
86. Ong, Sherlly
87. Pai, Soemamik Saeran
88. Park, Seong-beom - Infant: Park, Yuna
89. Permata, Gusti Atu Putriyan
90. Poo, Andri Wijaya
91. Pornomo, Christien Aulia
92. Pornomo, Ferny Yufina
93. Puspitasari, Ruth Natalia M
94. Putri, Gusti Ayu Made Keish
95. Ranuwidjojo, Mulyahadikusum
96. Ratna Sari, Ria
97. Romlah, Siti
98. Santoso, Fandi
99. Santoso, Karina
100. Santoso, Nikolas Theo
101. Sari, Lia
102. Sebastian, Yonatan
103. Sentoso, Samuel Joyo
104. Sholeh, Marwin
105. Sia, Soetikno
106. Sidartha, Gusti Made Bobi
107. Sii, Chung Huei
108. Soesilo, Elbert
109. Soetanto, Aris
110. Soetanto, Lina
111. Soetjipto, Cindy Clarissa
112. Soetjipto, Kevin Alexander
113. Soetjipto, Rudy
114. Soewono, Yenni
115. Su, Bundi
116. Sukianto, Kartika Dewi
117. Sulastri, Sulastri
118. Suryaatmadja, Hanny
119. Suseno, Djoko
120. Suseno, Naura Kanita Rosada
121. Susiyah, Susiyah
122. Tanus, Herumanto
123. Thejakusuma, The Meiji
124. Theodoros, Hendra
125. Theodoros, Raynaldi
126. Theodoros, Winoya
127. Usin, Suriani
128. Utomo, Soesilo
129. Wahyuni, Eny
130. Wen, Oktaria
131. Wicaksana, Bhima Aly
132. Widjaja, Andreas
133. Widjaja, Djoko Satryo Tanoe
134. Widjaja, Eko
135. Widodo, Florentina Maria
136. Widodo, Nanang Priyo
137. Widyawati, Anna
138. Wijaya, Alfred
139. Wijaya, Bob Hartanto
140. Wijaya, Marilyn
141. Wijaya, William
142. Wijaya Kwee, Indar Prasetyo
143. Winata, Boby Hartanto
144. Winata, Ingrid Jessica
145. Wuntarjo, Natalina
146. Yani, Indri
147. Yongki, Jou
148. Youvita, Elizabeth
149. Youvito, Brian
150. Yuanita, Jou Christine
151. Yulianto, Albertus Eka Sury
152. Yulianto, Indra
153. Yulianto, Stephanie
154. Yuni, Indah
Minggu, 28/12/2014 12:30 WIB
Ini Kronologi Hilangnya AirAsia
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjelaskan kronologi hilangnya AirAsia QZ 8501 rute Surabaya-Singapura. Pesawat itu sempat meminta izin bergeser ke kiri untuk menghindari awan.
Kronologi ini dijelaskan oleh Plt Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Joko Muryatmojo dalam jumpa pers di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng,
Jakarta, Minggu (28/12/2014).
Pukul 05.36 WIB
Pesawat berangkat dari Surabaya menuju Singapura. Pesawat terbang dengan ketinggian 32 ribu kaki atau Flight Level (FL) 320. Pesawat mengikuti jalur M-635.
Pukul 06.12 WIB
Pesawat kontak ke ATC Jakarta pada ketinggian FL 320 atau 32 ribu kaki. Berdasarkan kontak AirAsia dengan ATC, pesawat meminta izin menghindari awan di ke arah kiri dari M-635, kemudian meminta naik ke ketinggian 38 ribu kaki.
Pukul 06.16 WIB
Pesawat AirAsia masih terlihat di layar radar
Pukul 06.17 WIB
Jakarta - Pesawat tampak di layar radar ATC hanya tampak sinyal ADS-B. Saat itu pesawat hilang kontak dengan ATC.
Pukul 06.18 WIB
"Target hilang dari radar hanya tampak flight plan track. Realisasi ada, plan ada, realisasinya hilang hanya terlihat flight plan track," kata Joko.
Pukul 07.08 WIB
ATC menyatakan INCERFA (tahap awal pesawat hilang kontak).
Pukul 07.28 WIB
Tindakan yang dilakukan ATC sesuai prosedur maka ATC menyatakan tahap awal pesawat hilang kontak pukul 07.28 WIB.
Dinyatakan ALERFA, tahap lanjutan pesawat hilang kontak.
Pukul 07.55 WIB
Pernyataan DISTRESFA pesawat hilang. Pada tahap INCERFA dan seterusnya Basarnas telah terinformasikan.
Minggu, 28/12/2014 11:20 WIB
Bos AirAsia Tony Fernandes Mencuit soal Pesawatnya yang Hilang
Jakarta - AirAsia akhirnya mengkonfirmasi bahwa pesawatnya dengan nomor penerbangan QZ8501 dari Surabaya ke Singapura telah hilang kontak. Pesawat jenis Airbus A320-200 itu hilang kontak dari menara ATC Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 07.24 LT (Local Time).
Seperti dikutip dari facebook AirAsia yang di-retweet oleh CEO AirAsia Tony Fernandes, Minggu (28/12/2014), menyebutkan bahwa saat ini pihak AirAsia belum bisa memberikan informasi lebih lanjut mengenai status para penumpang dan kru yang berada di dalam pesawat. Namun mereka tetap akan memberikan informasi kepada semua pihak apabila sudah tersedia informasi yang cukup.
Pesawat itu sendiri merupakan jenis Airbus A320-200 dengan nomor registrasi PK-AXC. Saat ini, operasi pencarian dan penyelamatan sedang dilakukan dan pihak AirAsia sendiri akan bekerjasama dalam operasi tersebut.
AirAsia juga memberikan nomor emergency call yang tersedia bagi keluarga dan kerabat dengan para penumpang di nomor +622129850801.
Selain itu, AirAsia juga akan merilis informasi lebih lanjut melalui website-nya di www.airasia.com.
Minggu, 28/12/2014 11:21 WIB
Dirut AirNav: Pesawat Hilang di Sebelah Timur Selatan Tanjung Pandan
Jakarta - Air Navigation (Airnav) yang membawahi semua menara kontrol di Indonesia mengungkapkan sedikit petunjuk tentang hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura. Pesawat itu hilang di dekat Tanjung Pandan, antara Belitung dan Kalimantan.
"Pesawat hilang sebelah timur selatan Tanjung Pandan, antara Belitung dan Kalimantan," demikian kata Dirut AirNAv Bambang Tjahjono ketika dikonfirmasi detikcom, Minggu (28/12/2014).
Sebelumnya, KNKT juga akan meminta data radar ini untuk membantu Basarnas. "Kita akan minta tower untuk data radarnya. Data radar ini bisa membantu SAR dan akan menentukan tempat titiknya (titik hilangnya) di mana," ujar Ketua Sub Komite Udara KNKT Masruri saat dihubungi detikcom, Minggu (28/12/2014).
Corporate Secretary PT Angkasa Pura I, Farid Indra Nugraha, memberikan data lengkap tentang penerbangan tersebut, Minggu (28/12/2014):
Rute: Surabaya-Singapura
Nomor penerbangan: QZ 8501
Jadwal : 05.20 LT (Local Time)
Jadwal Tiba: 08.30 LT
Nomor registrasi pesawat: PK AXC
Jam boarding: 04.40 LT (Local Time)
D/C : 05.25 LT
Off Chock : 05.27 LT
Take Off : 05.35 LT
Eta Sin : 00:35
Komposisi Crew QZ 8501
Captain : IRIYANTO
FO (First Officer/kopilot) : REMI EMMANUEL PLESEL
SFA (Senior Flight Attendant): WANTI SETIAWATI
FA (Flight Attendant) : KHAIRUNISA HAIDAR FAUZI
FA : OSCAR DESANO
FA : WISMOYO ARI PRAMBUDI
ENG (Engineer): SAIFUL RAKHMAD
POB (Person on Board) : 138 dewasa/ 16 anak-anak / 01 bayi
BGE(Baggage/bagasi) :106 Collies / 1305 Kg
CGO (Cargo) : NIL (nihil)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar